Sabtu, 03 Desember 2011

arti


ARTI
Semua yg ada pasti ada yg mengadakan
Semua yg bergerak pasti ada yg menggerakkan
Semua mimpi harus ada yg memimpikan
Semua kenyatakan harus ada usaha dari satu tangan yg membuatnya nyata
Lalu benar terjadi dan menjadi nyata
Tak ada satu kejadian di dunia ini yg terjadi dengan kebetulan
Atau terjadi tanpa maksud dan arti dariNya
Sepahit apapun itu, pasti ada sesuatu yang inign disampaikanNya
Sungguh bodohnya kita yg hanya bisa mengeluh dan berprasangka
Harusnya kita befikir lebih jauh sebelum kita mengeluh
Sebenarnya pesan apa yg hendak disampaikanNya kali ini ?
Disaat kita lengah dan lalai DIA tetap memperhatikan kita
Memberikan sejuta kenikmatan yg kadang terlupakan
Tak bisakah kita lebih arif dan lebih bijaksana dalam mengartikanya ??

Tetes air mata ini harusnya untuk mengingatNya
Detak jantung ini pantasnya hanya untuk memujaNya
Dunia yg sungguh indah ini terlalu berharga untuk kita lewatkan tanpa arti
Hanya dengan mengambil apa apa yg telah disediakanNya lalu menyimpannya, untuk kemudian dijadikan bekal perjalanan kita esok
Perjalanan yg terlalu bahkan sangat lama kelak.
Sekarang gerak kita haruslah dengan 1 tujuan pasti
Dunia ini hanyalah fatamorgana, artinya kalau tidak hati hati berjalan disana.hanya sengsara dan malapetaka yg kita tuai  

Jangan pernah takut untuk bergerak maju, majulah dan bicaralah didepan selagi kita benar. Berani karena keberanian itu modal kesuksesan, berani berbuat dengan resiko terbesar yg mungkin akan kita terima diujung sana.
Tak ada satu makhluk yg diciptakan sia sia tanpa arti dan tanpa guna
Semua telah ada pada diri manusia. Cuma perlu gerak dari manusia itu untuk berbuat dan mengoptimalkan diri
Tak ada orang besar tanpa kerja keras
Tak pernah ada orang yg sukses tanpa pernah gagal
Tak akan ada sebuah pencapaian kebahagiaan tanpa ada pengorbanan
Sekarang  saatnya berkorban untuk suatu kebahagian yg amat dahsyat yg belum pernah kita pikirkan sebelumnya
Kebahagiaan yg akan menyeka air matamu
Kebahagiaan yg hanya akan menemani hari harimu esok...
Tapi ingatlah jangan pernah merasa bisa dan merasa lebih pandai dari orang lain. Setiap orang adalah guru bagimu. Jadilah orang yg punya arti setelah itu baru kau boleh tersenyum bangga pada dunia.......

Sabtu, 31 Januari 2009

nyawa nyawa manusia yg terpancung

Jauh sebelum berita Palestina VS Israel berhembus diberbagai mass media sbelangan ini. Telah banyak tragedi yang banyak memakan nyawa manusia dengan mudahnya.
Ingatkah kita peristiwa serangan pesawat ke World Trade Center dan ke Pentagon.
Gedung pencakar langit yang roboh, menimbun 6.000 lebih orang tak berdosa yang bekerja di Gedung Pusat Perdagangan Dunia di New York serta di bangunan Pentagon di Washington DC. Orang berkomentar, mereka mati sebelum waktunya.
Sekitar seminggu kemudian, laporan pandangan mata bervariasi. Ketika, sasaran ditujukan ke Afganistan, tempat Osama bin Laden-yang dituduh Amerika sebagai tersangka utama-diduga bermarkas, negara berpenduduk 26 juta itu ditayangkan pula sosoknya.
Begitu dahsyatnya serangan demi serangan, bom yg berjatuhan menimpa jiwa jiwa yang tak berdosa. Siapa sebenarnya yang paling bertanggung jawab???
TAYANGAN pascaserangan teror ke New York dan Washington lebih lengkap. Amatlah mengesankan dan memprihatinkan, ribuan penduduk Afganistan yang lalu lalang mencari perlindungan dan pengungsian. Amatlah miskin keadaannya. Puing-puing di seluruh negeri.
Sekarang giliran umat islam di palestina menanggung dampak dari agresi yang dilancarkan Israel. Para istri menjadi janda dengan sekejap. Anak anak menjadi yatim bahkan yatim piatu. Rumah sebagai tempat bernaung tak lagi dapat digunakan. Ketakutan terus menghantui hati karena aksi dari Israel dan antek anteknya.
Orang orang muslim yang jumlahnya mayoritas harusnya bersatu padu berjihad membantu saudaranya diPalestina. Logistik, obat maupun sukarelawan yang sangat dubutuhkan rakyat Palestina
Sekarang bangsa Indonesia boleh jadi ,menjadi sukarelawan di Palestin. Tapi bukan tidak mungkin besok umat muslim Indonesia adalah mujahid mujahid di negaranya sendiri.

Serangan teror dan aksi teror harus dicegah dan dihukum. Tetapi kondisi kemiskinan, penderitaan, marjinalisasi, dan ketidakadilan, tidak pula dapat dibiarkan.
Kita harapkan, bahkan marilah kita usahakan bersama, agar aksi-reaksi itu tidak menuju eskalasi konflik, permusuhan, serta guncangnya keamanan. Aksi-reaksi itu, agar justru akhirnya menemukan pendekatan dan cara-cara yang adil, manusiawi, serta efektif dalam menangani tantangan bersama yakni aksi teror serta lahan subur yang menjadi persemaiannya, yakni kondisi miskin, tertindas, marjinal, menderita.

Jumat, 31 Oktober 2008

SINERGI

ada pro ada contra
ada yg maju ada juga yg mundur
ada idealita ada realita
semua saling berhubungan dan saling berkaitan satu dengan yg lainnya..
yang pro punya hak dan kebebasan mendukung dan memperjuangkan
yg contra juga berhak menentang dan memberi sanggahan
ada yg berjuang mati matian berjuang maju kedepan tanpa mau tau bahaya apa yg menunggunya didepan sana..
akan tetapi ada yg mundur karena tak kuasa menahan kelelahan yg teramat sangat.
idealita sungguh terlalu indah dan terlalu sempurna
sedangkan realita kadang tak sesuai dengan idealita yg ada bahkan sering realita tersebut jauh dengan idealita yg diimpikan

Senin, 27 Oktober 2008

komitmen kita dimana??

ngomong doank?
secara universal sifat manusia selalu lebih suka take daripada give tapi dalam satu konteks tertentu orang lebih suka memberi kritikan dan berbicara seolah olah kita bisa melakukan hal yg sempurna tanpa celah. orang lebih suka berbicara panjang tanpa berfikir panjang pula..terlalu tekstual..padahal yg kita buuthkan bukan hanya omong kosong yg tanpa isi..tapi aksi dan tindakan real dalam merespon problem yg ada didepan mata. ayolah kawan buang jauh jauh ego. ingat komitmen kita di awal dulu. bukankah komitmen adalah sebuah janji yg harus ditepati. tak takutkah kita akan setiap perkataan yg pasti dimintai pertanggung jawabannya. setiap kata yg kita ucapkan akan dimintai LPJ.jangan terlalu banyak ngomong kalau kita sendiri tak dapat merealisasikannya...bicaralah yg berisi.jangan omong kosong..

Minggu, 26 Oktober 2008

experience

hidup manusia bak petualangan seorang pendaki yg hendak menuju puncak.
penuh dengan rintangan dan hambatan. lelah dalam perjalan kadang menimpa sang pendaki. dengan tekat yg kuat dan tujuan yg jelas..setapak demi setapak kakinyapun dia langkahkan.rintik hujan yg jatuh tak menghalangi niat dan semangatnya untuk terus maju. jatuh bangun jatuh lagi dan bangun lagi.itulah wujud kesungguhannya untuk bisa segera sampai

Sabtu, 13 September 2008

Dilema hidup manusia

aku diam aku tak dapat apa- apa
aku bicara, tak ada yang mengerti apa yang aku inginkan..
aku maju banyak mata memandangku ragu..
aku mundur, kata hatiku tak mengiyakannya..
kemunafikan dan kepura puraan itu yang menjadi konflik yang melanda batin manusia
disaat dia harus berada pada satu waktu dimana tanggung jawab menjadi kata kunci yang begitu kuat mengikatnya..
dalam diam orang dapat berfikir
dalam diam tersimpan berjuta asa yang tak dapat dimengerti semua orang
mendengarkan mungkin tahapan yang harus dilalui manusia lewat indera pendengarannya,sebelum akhirnya mulut ini berbicara lantang
mulut manusia bagai harimau yang setiap saat bisa menerkam setiap orang yang ada dihadapannya..

Minggu, 07 September 2008

"Kepompong Ramadhan"

Semua amal anak Adam dapat dicampuri kepentingan hawa nafsu, kecuali shaum. Maka sesungguhnya shaum itu semata-mata untuk-Ku dan Aku sendiri yang akan membalasnya (Hr. Bukhari Muslim).

Pernahkan Anda melihat seekor ulat bulu? Bagi kebanyakan orang, ulat burlu memang menjijikkan bahkan menakutkan. Tapi tahukah Anda kalau masa hidup seekor ulat ini ternyata tidak lama. Pada saatnya nanti ia akan mengalami fase dimana ia harus masulk ke dalam kepompong selama beberapa hari. Setelah itu ia pun akan keluar dalam wujud lain : ia menjelma menjadi seekor kupu-kupu yang sangat indah. Jika sudah berbentuk demikian, siapa yang tidak menyukai kupu-kupu dengan sayapnya yang beraneka hiasan indah alami? Sebagian orang bahkan mungkin mencari dan kemudian mengoleksinya bagi sebagai hobi (hiasan) ataupun untuk keperluan ilmu pengetahuan.

Semua proses itu memperlihatkan tanda-tanda Kemahabesaran Allah. Menandakan betapa teramat mudahnya bagi Allah Azza wa Jalla, mengubah segala sesuatu dari hal yang menjijikkan, buruk, dan tidak disukai, menjadi sesuatu yang indah dan membuat orang senang memandangnya. Semua itu berjalan melalui suatu proses perubahan yang sudah diatur dan aturannya pun ditentukan oleh Allah, baik dalam bentuk aturan atau hukum alam (sunnatullah) maupun berdasarkan hukum yang disyariatkan kepada manusia yakin Al Qur'an dan Al Hadits.

Jika proses metamorfosa pada ulat ini diterjemahkan ke dalam kehidupan manusia, maka saat dimana manusia dapat menjelma menjadi insan yang jauh lebih indah, momen yang paling tepat untuk terlahir kemabli adalah ketika memasuki Ramadhan. Bila kita masuk ke dalam 'kepompong' Ramadhan, lalu segala aktivitas kita cocok dengan ketentuan-ketentuan "metamorfosa" dari Allah, niscaya akan mendapatkan hasil yang mencengangkan yakni manusia yang berderajat muttaqin, yang memiliki akhlak yang indah dan mempesona.

Inti dari badah Ramadhan ternyata adalah melatih diri agar kita dapat menguasai hawa nafsu. Allah SWT berfirman, "Dan adapun orang-orang yang takut kepada kebesaran Tuhannya dan menahan diri dari keinginan hawa nafsunya maka sesungguhnya syurgalah tempat tinggalnya." (QS. An Nazii'at [79] : 40 - 41).

Selama ini mungkin kita merasa kesulitan dalam mengendalikan hawa nafsu. Kenapa? Karena selama ini pada diri kita terdapat pelatihan lain yang ikut membina hawa nafsu kita ke arah yang tidak disukai Allah. Siapakah pelatih itu? Dialah syetan laknatullah, yang sangat aktif mengarahkan hawa nafsu kita. Akan tetapi memang itulah tugas syetan. apalagi seperti halnya hawa nafsu, syetan pun memiliki dimensi yang sama dengan hawa nafsu yakni kedua-duanya sama-sama tak terlihat. "Sesungguhnya syetan itu adalah musuh yang nyata bagimu, maka anggaplah ia sebagai musuhmu karena syetan itu hanya mengajak golongannya supaya menjadi penghuni neraka yang menyala-nyala," demikian firman Allah dalam QS. Al Fathir [25] : 6).

Manajemen qalbu "K.H Abdullah Gimnastiar "