aku diam aku tak dapat apa- apa
aku bicara, tak ada yang mengerti apa yang aku inginkan..
aku maju banyak mata memandangku ragu..
aku mundur, kata hatiku tak mengiyakannya..
kemunafikan dan kepura puraan itu yang menjadi konflik yang melanda batin manusia
disaat dia harus berada pada satu waktu dimana tanggung jawab menjadi kata kunci yang begitu kuat mengikatnya..
dalam diam orang dapat berfikir
dalam diam tersimpan berjuta asa yang tak dapat dimengerti semua orang
mendengarkan mungkin tahapan yang harus dilalui manusia lewat indera pendengarannya,sebelum akhirnya mulut ini berbicara lantang
mulut manusia bagai harimau yang setiap saat bisa menerkam setiap orang yang ada dihadapannya..
Sabtu, 13 September 2008
Minggu, 07 September 2008
"Kepompong Ramadhan"
Semua amal anak Adam dapat dicampuri kepentingan hawa nafsu, kecuali shaum. Maka sesungguhnya shaum itu semata-mata untuk-Ku dan Aku sendiri yang akan membalasnya (Hr. Bukhari Muslim).
Pernahkan Anda melihat seekor ulat bulu? Bagi kebanyakan orang, ulat burlu memang menjijikkan bahkan menakutkan. Tapi tahukah Anda kalau masa hidup seekor ulat ini ternyata tidak lama. Pada saatnya nanti ia akan mengalami fase dimana ia harus masulk ke dalam kepompong selama beberapa hari. Setelah itu ia pun akan keluar dalam wujud lain : ia menjelma menjadi seekor kupu-kupu yang sangat indah. Jika sudah berbentuk demikian, siapa yang tidak menyukai kupu-kupu dengan sayapnya yang beraneka hiasan indah alami? Sebagian orang bahkan mungkin mencari dan kemudian mengoleksinya bagi sebagai hobi (hiasan) ataupun untuk keperluan ilmu pengetahuan.
Semua proses itu memperlihatkan tanda-tanda Kemahabesaran Allah. Menandakan betapa teramat mudahnya bagi Allah Azza wa Jalla, mengubah segala sesuatu dari hal yang menjijikkan, buruk, dan tidak disukai, menjadi sesuatu yang indah dan membuat orang senang memandangnya. Semua itu berjalan melalui suatu proses perubahan yang sudah diatur dan aturannya pun ditentukan oleh Allah, baik dalam bentuk aturan atau hukum alam (sunnatullah) maupun berdasarkan hukum yang disyariatkan kepada manusia yakin Al Qur'an dan Al Hadits.
Jika proses metamorfosa pada ulat ini diterjemahkan ke dalam kehidupan manusia, maka saat dimana manusia dapat menjelma menjadi insan yang jauh lebih indah, momen yang paling tepat untuk terlahir kemabli adalah ketika memasuki Ramadhan. Bila kita masuk ke dalam 'kepompong' Ramadhan, lalu segala aktivitas kita cocok dengan ketentuan-ketentuan "metamorfosa" dari Allah, niscaya akan mendapatkan hasil yang mencengangkan yakni manusia yang berderajat muttaqin, yang memiliki akhlak yang indah dan mempesona.
Inti dari badah Ramadhan ternyata adalah melatih diri agar kita dapat menguasai hawa nafsu. Allah SWT berfirman, "Dan adapun orang-orang yang takut kepada kebesaran Tuhannya dan menahan diri dari keinginan hawa nafsunya maka sesungguhnya syurgalah tempat tinggalnya." (QS. An Nazii'at [79] : 40 - 41).
Selama ini mungkin kita merasa kesulitan dalam mengendalikan hawa nafsu. Kenapa? Karena selama ini pada diri kita terdapat pelatihan lain yang ikut membina hawa nafsu kita ke arah yang tidak disukai Allah. Siapakah pelatih itu? Dialah syetan laknatullah, yang sangat aktif mengarahkan hawa nafsu kita. Akan tetapi memang itulah tugas syetan. apalagi seperti halnya hawa nafsu, syetan pun memiliki dimensi yang sama dengan hawa nafsu yakni kedua-duanya sama-sama tak terlihat. "Sesungguhnya syetan itu adalah musuh yang nyata bagimu, maka anggaplah ia sebagai musuhmu karena syetan itu hanya mengajak golongannya supaya menjadi penghuni neraka yang menyala-nyala," demikian firman Allah dalam QS. Al Fathir [25] : 6).
Manajemen qalbu "K.H Abdullah Gimnastiar "
Pernahkan Anda melihat seekor ulat bulu? Bagi kebanyakan orang, ulat burlu memang menjijikkan bahkan menakutkan. Tapi tahukah Anda kalau masa hidup seekor ulat ini ternyata tidak lama. Pada saatnya nanti ia akan mengalami fase dimana ia harus masulk ke dalam kepompong selama beberapa hari. Setelah itu ia pun akan keluar dalam wujud lain : ia menjelma menjadi seekor kupu-kupu yang sangat indah. Jika sudah berbentuk demikian, siapa yang tidak menyukai kupu-kupu dengan sayapnya yang beraneka hiasan indah alami? Sebagian orang bahkan mungkin mencari dan kemudian mengoleksinya bagi sebagai hobi (hiasan) ataupun untuk keperluan ilmu pengetahuan.
Semua proses itu memperlihatkan tanda-tanda Kemahabesaran Allah. Menandakan betapa teramat mudahnya bagi Allah Azza wa Jalla, mengubah segala sesuatu dari hal yang menjijikkan, buruk, dan tidak disukai, menjadi sesuatu yang indah dan membuat orang senang memandangnya. Semua itu berjalan melalui suatu proses perubahan yang sudah diatur dan aturannya pun ditentukan oleh Allah, baik dalam bentuk aturan atau hukum alam (sunnatullah) maupun berdasarkan hukum yang disyariatkan kepada manusia yakin Al Qur'an dan Al Hadits.
Jika proses metamorfosa pada ulat ini diterjemahkan ke dalam kehidupan manusia, maka saat dimana manusia dapat menjelma menjadi insan yang jauh lebih indah, momen yang paling tepat untuk terlahir kemabli adalah ketika memasuki Ramadhan. Bila kita masuk ke dalam 'kepompong' Ramadhan, lalu segala aktivitas kita cocok dengan ketentuan-ketentuan "metamorfosa" dari Allah, niscaya akan mendapatkan hasil yang mencengangkan yakni manusia yang berderajat muttaqin, yang memiliki akhlak yang indah dan mempesona.
Inti dari badah Ramadhan ternyata adalah melatih diri agar kita dapat menguasai hawa nafsu. Allah SWT berfirman, "Dan adapun orang-orang yang takut kepada kebesaran Tuhannya dan menahan diri dari keinginan hawa nafsunya maka sesungguhnya syurgalah tempat tinggalnya." (QS. An Nazii'at [79] : 40 - 41).
Selama ini mungkin kita merasa kesulitan dalam mengendalikan hawa nafsu. Kenapa? Karena selama ini pada diri kita terdapat pelatihan lain yang ikut membina hawa nafsu kita ke arah yang tidak disukai Allah. Siapakah pelatih itu? Dialah syetan laknatullah, yang sangat aktif mengarahkan hawa nafsu kita. Akan tetapi memang itulah tugas syetan. apalagi seperti halnya hawa nafsu, syetan pun memiliki dimensi yang sama dengan hawa nafsu yakni kedua-duanya sama-sama tak terlihat. "Sesungguhnya syetan itu adalah musuh yang nyata bagimu, maka anggaplah ia sebagai musuhmu karena syetan itu hanya mengajak golongannya supaya menjadi penghuni neraka yang menyala-nyala," demikian firman Allah dalam QS. Al Fathir [25] : 6).
Manajemen qalbu "K.H Abdullah Gimnastiar "
Kamis, 04 September 2008
perjuangan
kuingin mjd sosok pejuang yg tangguh sprti RA kartini
kuingin mjd sosk penulis terkenal sprti andrea H dan Habbibur R
kuingin mjd sosk cendekiawan muslim sprti ayahanda amien rais
semua itu mungkin ada di masa depanku jikalau sedari sekarang aku berjuang dan berjuang,memperjuangkan mimpi mimpiku..
perjuangan yang tak kenal lelah, penuh dg kesabaran dan keyakinan
tidak ada sesuatupun yg tak mungkin di dunia ini
KUN FAYAKUN...
hanya dengan langkah yang pasti dan keistiqomahanlah yang mengiringiku
Ya Allah jangan pernah Kau tinggalkan diri ini karna hanya dengan tuntunanMu aku bisa tetap tegar dan kokoh berdiri disini..
kuingin mjd sosk penulis terkenal sprti andrea H dan Habbibur R
kuingin mjd sosk cendekiawan muslim sprti ayahanda amien rais
semua itu mungkin ada di masa depanku jikalau sedari sekarang aku berjuang dan berjuang,memperjuangkan mimpi mimpiku..
perjuangan yang tak kenal lelah, penuh dg kesabaran dan keyakinan
tidak ada sesuatupun yg tak mungkin di dunia ini
KUN FAYAKUN...
hanya dengan langkah yang pasti dan keistiqomahanlah yang mengiringiku
Ya Allah jangan pernah Kau tinggalkan diri ini karna hanya dengan tuntunanMu aku bisa tetap tegar dan kokoh berdiri disini..
apa kata dunia
bila kita cuma berpangku tangan menghabiskan detik demi demi detik, menit demi menit begitu saja tanpa arti,bukankah itu termasuk meyianyiakan waktu?bukankah kita seharusnya memanfaatkan 5 perkara sebelum datang 5 perkara yagn akan membuat kita menyesal nantinya,ya salah satunya adalah menggunakan masa luangmu sebelum datang masa sulitmu.so ayo bersama pasti bisa..
Selasa, 02 September 2008
hidup mahasiswa
kenapa harus jd mahasiswa? kenapa hari ini hampr 1500 mahasiswa br yg msk ikut ospek?apakah jumlah yg sekian sdh dpt diambil kesimpulan bhw akan muncul para pemikir pemikir dari kalangannya,dan akn lahir para pejuang pergerakan mahasiswa yg byk menyumbangsihkan wkt,tenaga dan pikirannya..jawbannya may be yes mey be no..mahssw2 br itu punya alsn sendiri2 mengapa mrka masuk dunia perkuliahan..tak sedikit yg hanya karena ngikut2 tren,ato jaga image,(mask hbs SMA cuma nganggur)ada yg karn pengaaruh tmn,tp tak sedkt pula krn dia bnr ingn mengembangkan potensi dirnya utk lbh maju dalam kancah pergerakan mahasiswa.mahasiswa yg sesungguhnya adl yang mampu bersaing secara intelektualitas dan mampu bersaing dengan idealisme yang dimiliki.mahasiswa yang sesungguhnya adalah dia yang dapat bermanfaat bagi orang lain,yang peka terhadap isu isu yang seringkali muncul kepermukaan serta dia yang bergerak,artinya tidak hanya diam dan pasif dalam menghadapi polemik yang terjadi di lingkungannya
Langganan:
Postingan (Atom)
